Komputer merupakan suatu perangkat elektronik yang memudahkan pekerjaan manusia. Kinerja komputer yang optimal dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah sistem operasi. Sistem operasi merupakan software yang menjadi penghubung antara berbagai hardware maupun antara hardware dengan pengguna. Banyak perusahaan-perusahaan besar berlomba-lomba menguasai pasaran sistem operasi dunia dengan berbagai macam teknologinya. Umumnya sistem operasi yang kita kenal adalah Unix, Linux, dan Windows. Pada tulisan ini akan dibahas mengenai ketiga sistem operasi tersebut mulai dari sejarah, hingga tahap pengembangannya.

1. Unix

Unix merupakan sebuah sistem operasi komputer yang diawali dengan proyek Multics pada tahun 1965 yang dilakukan oleh American Telephone adan Telegraph (AT&T), General Electrics (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts, dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (ARPA).

Sebagai suatu sistem operasi yang paling tua, Unix mengalami banyak perkembangan. Setelah proyek Multics dihentikan pada tahun 1969, Ken Thompson berkerja sama dengan Dennis Ritchie, dua peneliti yang sebelumnya bekerja pada proyek MULTICS, mencoba merealisasikan ide MULTICS menggunakan komputer PDP-7. Peter Neuman menyarankan menggunakan nama Unix untuk sistem yang baru ini. Pada tahun 1971, Unix di-port-kan untuk PDP-11 dari Digital. Kemudian pada tahun 1970, ilmuwan AT&T banyak menambahkan kemampuan UNIX sehingga banyak program-program kecil, yang disebut tools di UNIX, yang mana masing-masing tool digunakan untuk melakukan suatu fungsi.

Pada akhir tahun 70-an, perkembangan sistem operasi Unix sangat cepat. Terhitung pada tahun 1977 sedikitnya 500 tempat menggunakan sistem operasi Unix, 125 diantaranya adalah perguruan tinggi dan lebih dari 10 negara asing. Pada tahun 1977 juga keluar Unix Versi 6 yang memiliki dukungan komersial.

Unix mengalami banyak pengembangan sehingga banyak perusahaan maupun lembaga-lembaga penelitian mengklaim sistem operasi ini. Universitas California dengan bantuan ARPA mengembangkan sistem operasi lanjutan dari Unix dengan nama BSD Unix. Sedangkan AT&T yang merupakan pemegang hak cipta atas Unix mengembangkan Unix System 5 dan menyatakan bahwa BSD Unix merupakan sistem yang tidak kompetibel. Selanjutnya sistem operasi Unix banyak dikembangkan berbagai perusahaan komputer, seperti Apple Computer maupun Hewlett-Packard.

2. Linux

Setelah berkembangnya sistem operasi Unix yang merajai bisnis sistem operasi pada tahun 70-an, terjadi pengembangan yang signifikan dari sistem operasi tersebut. Salah satu bentuk implementasi dari perkembangan Unix adalah sistem operasi Linux. Linux merupakan salah satu sistem operasi sumber terbuka dan dapat dikembangkan oleh siapa saja. Jadi perangkat lunak ini dapat dimodifikasi, digunakan, dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

Banyak pengembangan yang dilakukan berkat sistem operasi Linux ini. Beberapa perusahaan yang mengembangkan sistem operasi ini diantaranya, Sun Mirosystem, Hewlett-Packard, dan Intel. Hal ini dikarenakan sistem operasi ini tidak bergantung pada vendor dan lebih murah biaya operasionalnya dibandingkan dengan Unix. Inilah salah satu keunggulan dari Linux yang menerapkan sistem operasi dengan sumber terbuka sehingga dapat mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

Linux berkembang melalui Proyek GNU pada tahun 1984 dengan tujuan membuat sebuah sistem operasi yang kompetibel dengan Unix dan lengkap dengan perangkat lunak bebas. Yayasan Perangkat Lunak Bebas mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU pada tahun 1985. Program yang dibutuhkan untuk sistem operasi ini baru diselesaikan pada tahun 1990-an dengan masih banyak komponen yang belum lengkap.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Linux merupakan satu-satunya sistem operasi yang dikembangkan dengan sumber terbuka. Artinya sistem operasi ini tidak terikat oleh vendor manapun dan setiap perusahaan dapat mengembangkan Linux sesuai dengan tujuan mereka.

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi linux.

Sebuah distribusi linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.

3. Windows

Microsoft-Windows merupakan sistem operasi tertutup yang dikembangkan oleh perusahaan Software terbesar di dunia, yaitu Microsoft. Sistem operasi ini memiliki desain antarmuka yang baik serta mudah digunakan sehingga merajai bisnis sistem operasi dunia.

Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri – X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).

Sumber : Wikipedia


Departemen Ilmu Tanah merupakan salah satu departemen yang ada di Fakultas Pertanian IPB. Sebagai salah satu departemen yang mengampu pengajaran terkait pertanian, departemen ini mengkhususkan diri pada bidang ilmu tanah, baik dalam hal pembentukan tanah, sifat fisik, kimia, maupun biologi tanah. Perkembangan departemen ini berjalan seiring dengan berdirinya kampus pertanian di Indonesia, yaitu Institut Pertanian Bogor. Pada awalnya departemen ini terbentuk seiring dengan dibentuknya Landbouw Hogeschool pada tahun 1940 dengan staf pengajar  Prof. Dr. H.J. Hardon dan  Prof. Dr. Ir. F.A. van Baren yang berkebangsaan Belanda. Setelah adanya nasionalisasi dan bergabungnya Landbouw Hogeschool menjadi Fakultas Pertanian Universitas Indonesia, staf pengajar departemen ini digantikan oleh Drs. Manus dan Dr. Ir. Tan Kim Hong . Setelah tahun 1963, terbentuklah Institut Pertanian Bogor yang didalamnya terdapat Departemen Ilmu Tanah sebagai bagian dari Fakultas Pertanian IPB.

Departemen Ilmu Tanah dibagi menjadi 6 bagian/laboratorium yang masing-masing memiliki perbedaan dalam hal kekhususan keilmuan. Bagian-bagian itu antara lain, bagian pengembangan sumberdaya fisik lahan, bagian kimia dan kesuburan tanah, bagian konservasi tanah dan air, bagian bioteknologi tanah, bagian pengindraan jauh dan interpretasi citra, dan bagian perencanaan dan pengembangan wilayah. Masing-masing bagian memiliki karakteristik tersendiri dalam hal pengamalan ilmu tanah dalam pemajuan teknologi, perencanaan wilayah, kesuburan tanah, maupun kelestarian lingkungan.

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Maksud dan tujuan  saya dalam  membuat cerita ini bukan bermaksud untuk menggurui tetapi sekedar memberikan inspirasi kepada pembaca mengenai pengalaman yang dialami oleh saya. Semoga apa yang saya tulis ini dapat diambil sisi positifnya.

Read the rest of this entry »

Assalamualaikum WR.WB.

Maksud dan tujuan  saya dalam membuat cerita ini bukan bermaksud untuk menggurui tetapi sekedar memberikan inspirasi kepada pembaca mengenai pengalaman yang dialami oleh teman saya. Semoga apa yang saya tulis ini dapat diambil sisi positifnya.

Read the rest of this entry »

Obrolan news-seperti yang direncanakan sebelumnya oleh tim kreatif soga, minggu tanggal 25 Juli 2010 akhirnya kita berangkat juga ke kebun raya. Acara yang awalnya dijadwalkan jam 8, dikarenakan kita mencoba melestarikan budaya Indonesia (budaya yang buruk nih teman jangan ditiru yaa .. ) maka kita berangkat jam 10.

Read the rest of this entry »

Calendar
April 2017
S M T W T F S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
IPB Badge